Yakinlah, Allah Bersama Kita dalam Keadaan Terpuruk

Posted on 166 views
Allah Bersama Kita, Jurnalislampedia, jurnalislampedia.id, Allah stay with us, Badai Kehidupan,

Alkisah, ada seorang pemilik tanah pertanian yang membuat iklan mencari petani yang mau bekerja di ladangnya yang terletak di dekat pantai. Daerah tersebut sangat terkenal dengan badainya yang sangat kuat menerjang, yang biasanya menghancurkan hasil pertanian yang akan dipanen.

Beberapa pelamar yang di-interview semuanya menolak ketika tahu calon ladang tempatnya bekerja adalah di dekat pantai tersebut.

Akhirnya, tinggallah seorang pemuda datang menghampiri pemilik ladang pertanian tersebut untuk melamar pekerjaan.

“Apakah kamu seorang petani yang baik?” Tanya si pemilik ladang.
“Ya, tentu saja. Dan saya bisa tidur nyenyak walaupun badai datang!” Jawabnya yakin.

Walaupun jawabannya aneh, tapi karena tidak ada lagi yang bisa membantunya, maka pemilik ladang itu menerima pemuda itu untuk bekerja.

Pemuda itu langsung menunjukkan kerja yang cekatan. Ia sangat rajin bekerja di ladang dari matahari terbit sampai terbenam. Sang pemilik ladang pun merasa sangat puas.

Pada suatu malam, angin bertiup dengan kencang dari arah pantai. Si pemilik ladang melompat waspada dan segera mengambil lampu badainya, lantas bergegas lari ke pemondokan temapat si pemuda menginap.

“Hey, bangun… Badai datang!” Seru pemilik ladang.

Sang pemuda membuka matanya sedikit, “Tidak apa-apa Pak, kan saya sudah katakan jika saya bisa tidur di tengah badai sekalipun. Saya tidur lagi ya.”

Betapa marahnya si pemilik ladang dengan respon si pemuda tersebut. Lantas sang pemilik ladang berencana akan memecat sang pemuda setelah badai reda, ia segera keluar untuk menyelamatkan ladangnya. Namun ketika sampai di ladang, ia tertegun. Semua jerami sudah rapat terikat dan dilindungi dengan terpal. Sapi-sapi sudah rapi di kandang, dengan jendela yang sudah ditutup rapi dan kuat. Ayam-ayamnya juga sudah lengkap dan aman di kandang, yang pintunya diperkuat dengan kayu supaya tidak mudah jebol.

Barulah si pemilik ladang mengerti dengan apa yang dimaksud pemuda tersebut. Sang pemilik ladang pun akhirnya bisa juga tertidur nyenyak di tengah angin badai yang menerjang.

Warganet yang di-rahmati Allah.

Tariklah pelajaran dari cerita di atas. Ketika kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan benar dan tindakan pencegahan yang dilakukan, maka tidak ada alasan untuk merasa resah, tidak aman atau tidak nyaman.

Ingatlah juga bahwa Sang Maha Kuasa selalu berada didekat kita. Ia akan selalu menjadi pelindung kita saat “badai kehidupan” menerpa. Ingat, tidak ada yang mustahil dihadapan-Nya! Jika menghadapi badai percobaan yang berat, mintalah pertolongan pada-Nya. Ia adalah batu karang yang teguh tempat kita berlindung.

Wallahu’alam.

Baca juga: Cara Cerdas Menyikapi Masalah

Sumber: Andiewongso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *