Mengapa Mengucapkan “Selamat Tahun Baru” Haram?

Posted on 236 views
Mengapa Mengucapkan "Selamat Tahun Baru" Haram?, Tahun Baru Masehi Haram, Selamat Tahun Baru, Tahun Baru Muslim, Kajian Islam, Renungan Islam, Motivasi Islam, Jurnal Islampedia, jurnalislampedia.id, Info Seputar Dunia Islam,
jurnalislampedia.id

Ada 2 alasan mengapa kita sebagai muslim tidak boleh mengucapkan Selamat Tahun Baru (Masehi khususnya). Apalagi dirayakan dengan cara-cara yang dilarang oleh agama. Berikut uraian singkatnya:

Alasan Pertama

Dengan memahami alasan munculnya perayaan tahun baru, kita bisa memastikan bahwa tahun baru Masehi sejatinya termasuk bagian perayaan orang non-muslim dan masih satu rangkaian dengan kegiatan mereka selama Natal.

Alasan Kedua

Menurut kaidah baku yang kita pahami, kita dilarang untuk turut merayakan atau memberi ucapan selamat untuk perayaan orang kafir. Ibnul Qoyim mengatakan:

وأما التھنئة بشعائر الكفر المختصة بھ فحرام بالاتفاق، مثل أن یھنئھم بأعیادھم وصومھم، فیقول: عید مبارك علیك، أو تھنأ بھذا العید ونحوه

“Memberi ucapan selamat terhadap salah satu syiar orang kafir hukumnya haram dengan sepakat ulama. Semacam memberi ucapan selamat kepada mereka dengan hari raya mereka atau puasa mereka. Semisal mengucapkan, hari raya yang diberkahi untukmu, atau memberi ucapan selamat dengan hari raya tersebut dan semacamnya.”

Selanjutnya Ibnul Qoyim menjelasakan alasannya:

فھذا إن سلم قائلھ من الكفر فھو من المحرمات، وھو بمنزلة أن تھنئھ بسجوده للصلیب، بل ذلك أعظم إثما عند لله، وأشد مقتا من التھنئة بشرب
الخمر وقتل النفس، وارتكاب الفرج الحرام ونحوه

“Yang demikian itu, karena jika orang memberi ucapan selamat tersebut menerima perbuatan kekafiran, maka itu termasuk perbuatan yang haram. Statusnya sebagaimana memberikan ucapan selamat kepada orang kafir karena sujud kepada salib. Bahkan ucapan selamat untuk perbuatan semacam ini, lebih besar dosanya dan lebih Allah murkai, daripada memberikan ucapan selamat untuk orang yang minum khamr atau berzina atau dosa besar lainnya.” (Ahkam Ahlu adz-Dzimmah, 1:441)

Memberikan ucapan selamat terhadap hari raya orang kafir statusnya haram sebagaimana yang dijelaskan Ibnul Qoyim, karena memberikan ucapan selamat sama dengan mengakui syiar orang kafir dan ridho terhadap kegiatan keagamaan mereka. Meskipun dia sendiri tidak mau melakukan perbuatan kekafiran tersebut.

Namun setiap muslim haram untuk menyetujui syiar kekafiran dan memberi ucapan selamat orang non-muslim dengan perayaan tersebut. Karena Allah tidak ridho dengan kekafiran itu. Allah berfirman:

إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ للهََّ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلَا یَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا یَرْضَھُ لَكُمْ

“Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu…” (QS. Az-Zumar: 7)

Wallahu’alam

Baca juga: Mengapa Islam Melarang Meniup Terompet Saat Pergatian Tahun?

Sumber: Mengenal Lebih Dalam Agama Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *